IndieMusic.Com – Orang tua secara naluriah menggunakan musik untuk menenangkan anaknya. Naluri alami ini ternyata berpehir, pengaruh terhadap tumbuh kembang anak, meningkatkan kemampuan sosial, dan banyak manfaat lainnya. Memperkenalkan si kecil pada irama dan musik adalah interaksi yang mudah dan bisa dinikmati anak sedari lahir. Selain itu, bermain bersama menggunakan musik dapat mencerahkan suasana hatinya dan meningkatkan kemampuan berbahasanya. Sejak dilahirkan, bayi akan bereaksi antusias terhadap lagu. “Pendengaran bayi berkembang sejak lahir, jadi mereka sudah dapat merespons musik,” ungkap Diane Bales, Ph.D., associate professor Ilmu perkembangan manusia dan keluarga di University Georgia, Athens.

Menurut studi tahun 2016 yang dilakukan Brain and Creativity Institute di University of Southern Californiapengalaman musikal di masa kecil dapat mempercepat perkembangan otak, terutama di bagian bahasa dan kemampuan membaca. Menurut National Association of Music Merchants Foundation (NAMM Foundation), belajar memainkan instrumen musik dapat meningkatkan kemampuan belajar matematika. Masih banyak manfaat lainnya mengenalkan musik sejak dini pada anak, seperti berikut ini.

1. Bonding dengan si kecil

Bermain dengan si kecil menggunakan musik adalah cara yang mudah untuk menguatkan ikatan antara anak dan orang tua, seperti dijelaskan Laurel Trainor, Ph.D., direktur McMaster Institute for Music and the Mind, di Hamilton, Ontario. Bahkan hal sesimpel menyanyikan lagu nursery untuk si kecil dapat bermanfaat banyak untuk memperkuat ikatan antara ibu dan si kecil. Menurut riset bermain dengan musik bersama seseorang memicu pelepasan oksitosin, hormon kedekatan dengan orang lain yang juga dihasilkan saat menyusui. Studi ini juga menunjukkan para bayi yang banyak mendengar dan bergerak menurut ritme lagu lebih banyak tersenyum, lebih mudah ditenangkan, dan lebih penasaran mengeksplor lingkungannya.

2. Mengasah kemampuan berbicaranya

Ketika musik menjadi bagian dari rutinitas Anda dengan si kecil, ia bisa lebih cepat berbicara. Menurut studi, bayi yang diajak bermain dengan musik seperti memainkan instrumen musik mainan dan diajak menari jika ada musik, menggunakan gestur yang lebih komunikatif seperti berpura-pura pisang adalah telepon atau memeluk boneka sekitar usia 1 tahun. “Semakin ekspresif gesturnya, semakin mudah juga ia memiliki kemampuan berbahasa,” ujar dr. Trainor. Lagu juga dapat memperkenalkannya pada kata-kata dan rima, yang membantu kemampuan membacanya.

3. Perkembangan sosial dan interaksi

Memperkenalkan musik akan membantu anak balita mengenali emosinya seperti senang, sedih, atau marah. Menurut dr. Trainor, hal ini adalah fondasi pada kemampuan sosial. Dengan menyampaikan emosi lewat lagu atau memainkan instrumen, anak balita dapat menjadi familiar dengan perasaannya sedari dini dan akan lebih baik mengelola emosinya.

4. Kemampuan motorik

Anak balita dapat melatih kemampuan motoriknya melalui memainkan instrumen musik seperti tamborin atau xylophone.

5. Peningkatan sensorik

Menurut Trainor, gabungan antara kesadaran sensorik dan kontrol motorik sangat penting untuk perkembangan si kecil. Memiliki kemampuan membedakan suara penting untuk memainkan instrumen dan tak hanya itu, juga belajar untuk berbicara dan bernyanyi.

6. Perkembangan bahasa

Memaparkan si kecil sedari dini pada bahasa adalah suatu hal yang baik, bisa dengan membacakannya buku ataupun bermain dengan musik. Meskipun baru mengoceh, namun hal ini baik untuk perkembangan otaknya dan akan menyerap bahasa lebih baik saat sudah sekolah nanti dibanding mereka yang tidak terpapar musik.

7. Baik untuk otak

Para peneliti di University of Washington menemukan bahwa sesi bermain musik membantu mengaktifkan bagian pada otak yang memproses kemampuan musikal dan berbicara, juga kemampuan kognitif penting lainnya seperti mengontrol perhatian dan mengenali pola. Ketika meneliti respons terhadap musik dari dua grup bayi yang berbeda, studi menemukan grup bayi yang berpartisipasi pada aktivitas musikal menunjukkan respons lebih kuat pada perubahan musik dibanding grup bayi yang hanya bermain dengan mainan.

Anda dapat mengajak main si kecil di rumah dengan instrumen musik mainan ataupun peralatan yang ada (seperti panci dijadikan drum), mendengarkan musik, bernyanyi dan menari bersama. Anda juga bisa mengikutsertakan si kecil di aktivitas-aktivitas kelas musik. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here